Sudah berlangganan artikel blog ini via RSS Feed?

Selasa, Januari 26, 2010

BUPATI SUMBAWA DIBIDIK KPK

Indikasi Korupsi Bupati Sumbawa Drs. H. Jamaluddin Malik telah di laporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta sejak awal tahun 2009 lalu. Demikian disampaikan oleh Kordinator Institut Transparansi Kebijakan (ITK) Jakarta Heriman Jurdhi melalui siaran persnya yang diterima sumbawanews. Dijelaskannya, ada tiga indikasi korupsi yang melibatkan Bupati Sumbawa telah dilaporkan lembaganya ke KPK sejak awal tahun 2009 lalu. Ketiga indikasi tersebut sudah dilengkapi bukti-bukti yang cukup kuat agar KPK segera menangani laporan dari ITK.

“ITK sudah berkali-kali bertemu dengan pihak KPK agar KPK segera menindaklanjuti laporan kami dan pihak KPK telah menelaah laporan kami.” Jelas Heriman .
Ditambahkannya jenis kasus yang dilaporkan ITK belum bisa dibuka ke public untuk menghindari terlapor dapat menghilangkan barang bukti jika pihak KPK secara tiba-tiba meluncur ke Sumbawa.
“Kami optimis KPK akan menangani laporan kami dan dalam waktu dekat akan mengumpulkan bukti-bukti tambahan. Jikapun KPK disibukkan dengan adanya kasus-kasus nasional, tapi KPK masih bisa melakukan koordinasi dan Supervisi dengan Polda NTB dan Kejati NTB.” Tambah Heriman.
Selain melaporkan kasus-kasus Korupsi yang terindikasi melibatkan Bupati Sumbawa, ITK juga sedang menyiapkan dokumen laporan terkait mafia hukum yang bergentayangan di NTB.
“Dalam waktu dekat kami akan melaporkan oknum mafia hukum di NTB kepada satgas mafia hukum bentukan Presiden. Laporan kami juga termasuk dugaan adanya mafia hukum dalam pengeluaran SP3 Kasus RTRW/RDTRK yang melibatkan Drs. Jamaluddin Malik saat menjabat sebagai Sekda KSB tahun 2004 lalu.” Papar Heriman.
Selain mengadvokasi indikasi korupsi di Kabupaten Sumbawa, ITK juga sedang mengadvokasi indikasi korupsi yang ada di KSB, Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kab. Dompu.
“Alhamdulillah, berkat kerjasama ITK dengan berbagai lembaga, kami berhasil menyeret Bupati Dompu H. Abubakar ke pengadilan Tipikor di Jakarta dan Pengadilan memutuskan Abubakar di hukum kurungan.” Pungkas Heriman. ( sumbawanews )

Read More → BUPATI SUMBAWA DIBIDIK KPK

Senin, Januari 18, 2010

PASANGAN ARAS DEKLARASI TANGGAL 30 JANUARI

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa H.A.Rachman Muchtar,SE,MBA, M.Sc dan Ir.H.Sudirman Indra M.Sc ( ARAS ) yang sedianya akan mendeklarasikan diri tanggal 21 Januari 2010 diundur ke Hari Sabtu Tanggal 30 Januari 2010 dengan mengambil tempat di Gedung Wanita Sumbawa Besar. Pengunduran waktu deklarasi ini menurut Ketua Team Sukses ARAS Drs.Haji Khairuddin Karim, karena tanggal 21 Januari 2010 kesibukan para team sukses sangat padat. “ Sebagian dari mereka sibuk dengan peringatan HUT Kabupaten Sumbawa ke 56 Tanggal 22 Januari 2010” tegas Haji Khairuddin Karim.
Sementara lokasi deklarasi sengaja dipilih Gedung Wanita untuk mengantisipasi cuaca sekaligus akan dijadikan barometer dukungan masarakat terhadap paket ARAS ini. Para undangan yang direncanakan 2000 orang itu akan disambut oleh tabuhan Ratib Rebana Ode dan Sekeco. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan nuansa baru bagi masarakat bahwa paket ini sangat respek terhadap upaya pelestarian budaya desa darat.
Adapun susunan acara tegas Haji Khairuddin Karim diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Padamu Negeri. Kemudian Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an dilanjutkan dengan pembacaan pernyataan sikap 16 partai pendukung, biodata bakal calon dan sambutan Ketua Team Sukses serta sambutan calon Bupati dan calon Wakil Bupati.

Read More → PASANGAN ARAS DEKLARASI TANGGAL 30 JANUARI

Sabtu, Januari 16, 2010

PKS RESMI DUKUNG JABIR-JOHAN

Keluarnya SK DPW PKS NTB akhirnya menjawab semua keraguan masyarakat tehadap koalisi PAN-PKS yang mengusung paket M.Jabir SH, MH- Johan Rosihan ST, untuk pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumbawa, Juni mendatang. Bahkan, kedua partai mitra koalisi menindaklanjuti SK ini dengan konsolidasi untuk memenangkan paket Jabir-Johan.
Ketua DPC PKS Sumbawa Sambirang Ahmady, M.Si menyebutkan, DPW PKS NTB menetapkan paket pasangan M.Jabir, SH MH sebagai Calon Bupati dan Johan Rosihan, ST sebagai wakil Bupati, dengan Surat keputusan bernomor : 002/D/S-Kep/AY-PKS/I/1431, yang ditandatangani ketua DPW PKS Muslich kholil S.Ip. “dengan keluarnya SK tersebut, akan kami tindaklanjuti dengan konsolidasi partai dn membentuk tim sukses dengan mitra koalisi,”terang Sambirang. Bahkan, timpalnya, paket ini juga akan melobi partai politik lainnya untuk mendukung.
Sementara itu ketua DPD PAN Sumbawa Burhanuddin Jafar Salam, SH menyatakan, SK DPW PKS NTB yang menetapkan paket pasangan Jabir-Johan, menutup sudah keraguan banyak kalangan tentang kepastian majunya paket ini di pilkada mendatang.
Konstilasi politik di Sumbawa terang Han, kian jelas arahnya. Artinya, kemana arah parpol dan kecenderungan mengusung calon sudah mulai terpeta-kan. Pihaknya juga menyambut gembira keluarnya SK DPW PKS NTB tersebut, menngingat secara administrasi sudah bisa mendaftarkan diri ke KPU. Tentunya sebut han, tanpa menapikan kesepakatan koalisi antara PAN dengan delapan parpol non parlemen. “komunikasi politik dengan delapan parpol tersebut tetap terjalin dengan baik. Ini untuk menjaga nama baik PAN dari anggapan merebut partai dari calon lain,”terang Han.
Dengan SK ini, sebut Han, kedua partai pengusung dan melibatkan delapan partai pendukung, akan segera membentuk tim sukses pemenangan. Jauh hari, PAN secara internal telah memantapkan diri untuk mendukung ketua DPW PAN NTB untuk maju sebagai calon Bupati di Pilkada mendatang. Bahkan sebelum soft launching paket Jabir-johan yangn dilaksanakan 18 Desember 2009, lalu. Baik simpatisan kader ataupun pengurus hingga tingkat ranting memberikan antusiasme yang tinggi terhadap paket Johan-Jabir.
Deklarasi ujar Han, kemungkinan akan dilaksanakan akhir Januari ini. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan kerja keras partai untuk memenangkan pasangan ini. Banyak pertimbangan yang mendasar untuk memenangkan pasangan ini, yakni, figuritas kedua calon, dinilai layak memimpin Sumbawa dengan pengalaman, moralitas dan kemampuan menangkap dan menyikapi persoalan daera. “insyaAllah kita akan berupaya maksimal memenangkan paket ini, dengan dukungan semua element dan kerja keras partai pengusung dan pendukung,”ujar Ketua DPD PAN Sumbawa saat jumpa pers kemarin. ( sumbawanews )

Read More → PKS RESMI DUKUNG JABIR-JOHAN

Sabtu, Januari 09, 2010

HARGA BERAS DI SUMBAWA BESAR MENCEKIK

   Warga masarakat kota Sumbawa Besar semakin terbeban dengan naiknya harga beras sejak tiga minggu terakhir ini. Seorang warga merasa kaget ketika mengetahui harga beras sudah naik tiga kali. Ia terpaksa membeli beras secukupnya. Ibu Maemunah warga Keluarahan Uma Sima misalnya pada Sabtu siang 9 Januari 2010 datang ke pasar Seketeng untuk membeli beras ditempat langganannya. Ia tersentak ketika mengetahui harga beras jenis IR 64 Super sudah naik menjadi Rp.7.000. Sebulan yang lalu ia masih memperoleh harga Rp.5000 perkilo gramnya sehingga ibu 3 orang anak terpaksa membeli beras untuk persediaan 15 hari.
   Sejumlah pedagang beras di pasar Seketeng mengakui kalau harga beras dari semua jenis sudah naik hingga mencapai Rp.7.000 perkilonya. Mereka terpaksa menjual seharga itu karena jumlah pasokan sudah berkurang ditambah harga dari pemasok semakin tinggi. Mereka mengaku hanya mendapat keuntungan Rp.500 dari setiap kilogramnya.
   Hajjah Hawa salah seorang pedagang beras di pasar Seketeng menyebut kenaikan harga beras ini sudah biasa terjadi setiap tahunnya apalagi saat ini para petani baru memulai usaha taninya menanam padi. Bisa jadi semua ini karena stok gabah yang ada dimasarakat tani sudah menipis bahkan sudah habis sama sekali. Menurut nya harga beras ini ditentukan oleh para pemasok, sehingga kami harus menyesuaikan harga jualnya. “ Kami kan juga pingin untung “ Ujar hajjah Hawa
   Seorang pengusaha penggilingan yang juga sebagai pemasok beras ke pasar Seketeng ketika ditemui dikediamannya di Desa Boak mengaku harga jual ke pengecer sudah dinaikkan karena stokc kami juga sudah habis. Kami harus membeli sisa-sisa gabah petani dengan harga cukup tinggi. “ Jadi kami sama dengan pengecer. Sama-sama pingin untung “ ujarnya enteng.
Lain lagi di pasar induk Empang. Kenaikan harga terhadap kebutuhan pokok masarakat ini tidak seperti di Sumbawa Besar. Ibu Azizah seorang ibu rumah tangga asal Desa Ongko Kecamatan Empang yang dihubungi lewat telpun seluler Sabtu siang 9/1/2010 menyebut kenaikan harga beras ini tidak terlalu berpengaruh karena di Empang kenaikan itu kecil jumlahnya. Beras biasa dengan kualitas menengah misalnya hanya naik Rp.500 menjadi Rp. 5.500. Sedangkan IR 64 Super naik hingga Rp.6.000.
   Di pasar induk Utan pun kenaikan hanya mencapai Rp. 6.000 beras dengan kualitas super. Namun Sekcam Utan Drs.Ibrahim yang dikontak lewat ponselnya mengatakan kenaikan ini masih wajar dan belum menimbulkan gejolak ditengah masarakat. Ketika ditanya apa Pemkab Sumbawa perlu melakukan operasi pasar, Ibrahim mengatakan belum perlu. Alasannya harga beras ini akan stabil dalam satu dua bulan kedepan. Namun ia berharap kepada para pengusaha penggilingan khususnya pemasok beras ke pengecer agar mempertimbangkan untuk tidak sekali-kali memainkan harga beras ini.

Read More → HARGA BERAS DI SUMBAWA BESAR MENCEKIK

Jumat, Januari 08, 2010

PEMPROV NTB HANYA MENGANGGARKAN 2 M UNTUK KELANJUTAN PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT RUJUKAN DI SUMBAWA BESAR

Pembangunan Rumah Sakit Rujukan Provinsi NTB di Simpang Moyo Sumbawa Besar, dipertanyakan kelanjutannya oleh kalangan DPRD Sumbawa. “ Kami akan menemui Gubernur NTB untuk menanyakan kelanjutan dari proyek tesebut terutama soal jumlah dana sharing yang disediakan pemprov NTB.” Ujar Ketua Komisi IV DPRD Sumbawa Sambirang Ahmady, S.Ag M.Si yang didampingi Sekretaris Komisi Haji Ilham Mustami S.Ag, dalam konfrensi pers nya hari Kamis 7 Januari kemarin.
Pertanyaan para wakil rakyat itu sebetulnya sangat wajar, karena Pemrov NTB dalam tahun 2010 ini hanya menggarkan dana 2 Milyar bagi kelanjutan pembangunan RSR itu.
Pada tahun 2010 ini Pemkab Sumbawa tidak menganggarkan dana sharing bagi kelanjutan pembangunan gedung rumah sakit itu, sementara pemerintah provinsi hanya menganggarkan dana 2 milyar pada tahun 2010 ini. Pemerintah provinsi semestinya harus mengeluarkan dana yang lebih besar bagi kelanjutannya. Sambirang Ahmady juga menegaskan bahwa untuk pembangunan awal rumah sakit rujukan itu, Pemkab Sumbawa pada tahun anggaran 2009 lalu telah mengeluarkan dana sebesar 5 milyar. Sedangkan Pemprov NTB hanya mengeluarkan dana 2 milyar.
“ Jadi…jika melihat jumlah anggaran yang diperuntukkan bagi kelanjutan pembangunan gedung rumah sakit rujukan itu yang hanya 2 milyar maka etikad baik Pemprov NTB perlu dipertanyakan “ tegas Sambiran Ahmady.
Rumah Sakit Rujukan ( RSR ) Provinsi NTB yang akan menelan biaya kurang lebih 10 milyar itu diharapkan rampung tahun 2010 ini. “ Jika dana yang dikeluarkan oleh Pemprov NTB hanya 2 Milyar, bagaimana mungkin proyek RSR itu bias dirampungkan. Namun mudah-mudahan pemprov NTB dapat meninjau ulang dana sharing yang diperuntukkan bagi RSR tersebut agar proses pembangunan ya tidak tersendat-sendat “. Ujar Asmaun warga Desa Moyo Kec.Moyo Hilir yang ditemui jumat sore dikediamannya.

Read More → PEMPROV NTB HANYA MENGANGGARKAN 2 M UNTUK KELANJUTAN PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT RUJUKAN DI SUMBAWA BESAR

SUMBAWA BESAR BANJIR

Warga kota Sumbawa Besar, khususnya masarakat yang tinggal dibantaran sungai yang membelah kota Sumbawa Besar mulai dari kelurahan Pekat, Brang Bara dan Brang Biji, Kelurahan Bugis dan Kelurahan Lempeh, mulai mempersiapkan diri mengantisipasi banjir sungai yang membelah kota Sumbawa Besar itu. Antispasi itu sudah mereka lakukan sejak beberapa bulan lalu bersamaan dengan musim hujan tiba. Pemerintah Kecamatan maupun kelurahan setempat setiap hari memperingatkan warga agar tidak lagi terjadi peristiwa beberapa tahun lalu yang sempat menelan korban harta benda.
Persiapan menghadapi banjir ini ternyata sudah dilakukan masarakat sedemikian rupa dengan memindahkan barang-barang berharga mereka ketempat lain.
Namun banjir yang mulai datang beberapa waktu setelah sholat Jum’at itu sempat membuat panik warga. Banjir kali ini cukup besar dan sudah sempat masuk kewilayah pemukiman warga. Banyak diantara warga yang terlihat sibuk mengeluarkan harta bendanya ketempat yang lebih tinggi dan sekitar pukul 17.56 banjir mulai surut.
Banjir besar seperti ini merupakan banjir yang ketiga dalam dua bulan terakhir ini dan yang terakhir ini cukup besar sehingga menimbulkan rasa takut warga. Sejumlah warga di Karang Cemes, Samapuin, Brang Bara dan Kelurahan Bugis masih trauma dengan banjir beberapa tahun silam, sehingga sebagian besar dari mereka sudah mengungsikan diri kerumah-rumah keluarga.
Besar nya banjir kali ini karena hujan lebat yang mengguyur hulu sungai sejak pagi menjelang siang, sementara di kota Sumbawa Besar hanya gerimis. Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Kepala Kecamatan dan Lurah mengingatkan warga agar selalu memantau hujan yang turun dihulu sungai agar secepatnya bersiap-siap khususnya dimalam hari.

Read More → SUMBAWA BESAR BANJIR
Ada kesalahan di dalam gadget ini
 

Pengikut

Berita Terkini Sumbawanews