Sudah berlangganan artikel blog ini via RSS Feed?

Senin, Maret 30, 2009

CERITA DARI MAKASSAR

Maipa Dea Pati adalah wanita sederhana yang datang dari keluarga raja Sumbawa. Nama Maipa tidak dapat dipisahkan dari Datu Museng karena Maipa adalah istri Museng. Kisah percintaan mereka menjadi legenda dan dikisahkan dalam sinrili`, atau sastra lisan Makassar, berjudul Datu Museng. Maipa adalah putri Raja Sumbawa, Dea Rangang. Maipa dibesarkan di sebuah istana yang megah dengan 99 tiang penyangga dan 40 anak tangga yang oleh orang Sumbawa mengenalnya dengan sebutan “ Dalam Loka’ atau Istana Tua. Maipa sendiri tidak begitu dikenal di lingkungan raja-raja Sumbawa, misalnya dari cerita-cerita tertulis,walau di Makassar menjadi sebuah lagenda yang hingga kini masih menjadi simbol keteguhan dan kesetiaan seorang wanita atau isteri terhadap suaminya.
Sekilas tentang Maipa ; Sebelum memilih menikah dengan Datu Museng, Maipa ditunangkan dengan saudara sepupunya yang bernama Karaeng Mangalasa Demung Alas. Ada beberapa versi mengenai pertemuan Maipa dengan Museng. Ada yang menyebutkan bahwa Maipa mulai merasakan cinta kepada Museng saat melihatnya bermain sepak raga pada perayaan pertunangan Maipa dengan Demung. Versi lain menceritakan bahwa Museng-lah yang pertama jatuh cinta ketika melintas di depan istana Maipa Dea Pati. Ada juga yang mengatakan bahwa Maipa adalah murid mengaji Museng di Rinjani.
Maipa sendiri merupakan buah bibir karena kecantikan parasnya. Rambutnya panjang terurai dan kulitnya putih bersih. Konon berita kecantikan Maipa telah sampai ke Kerajaan Gowa. Sehingga, ketika Museng pulang ke Makassar membawa istrinya, Pelabuhan Gowa dipenuhi masyarakat yang ingin melihat langsung kecantikan Maipa. Selain kecantikannya, Maipa menjadi legenda karena kesetiaannya kepada suaminya, Museng.
Ada banyak versi pula mengenai kematian Maipa. Ada versi yang menceritakan bahwa Maipa meninggal karena menjadi tameng Museng ketika ditembak Belanda. Ada yang mengatakan bahwa ia memilih mati dari pada dijamah Gubernur Jenderal Belanda yang sangat menginginkannya. Versi lain menceritakan bahwa Maipa meninggal ditikam Museng atas permintaan Maipa sendiri. Apapun versi tersebut, kisah penting dari sosok Maipa Dea Pati adalah keteguhan cintanya, dan kesucian dirinya yang dijaga sangat kuat.
Maipa Dea Pati hanya akan setia dengan satu orang saja yaitu suaminya Datu Museng. Dalam Syair Drama Datu Museng-Maipa Dea Pati terdapat kutipan pernyataan Maipa Dea Pati kepada suaminya sebelum terbunuh:
"Daengku Datu Museng, permata hatiku, takkan ku gentar walau jiwa melayang. Kebimbangan telah kucampakkan, sebab keyakinan telah kupastikan. Perahu kematian siap kutumpangi. Kemudi telah kukuh di tangan. Telah kutetapkan haluan menyongsong tujuan. Pada kematian yang hangat dan menyenangkan."
Nama Maipa Dea Pati kini diabadikan sebagai nama sebuah Jalan di Kota Makassar. Jalan Maipa, itulah nama jalan tersebut masuk kedalam wilayah Kecamatan Ujung Pandang di kawasan Pantai Losari. Jalan Maipa ini bersebelahan dengan jalan Datu Museng yang berada disebelah utaranya.

0 komentar:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

 

Pengikut

Berita Terkini Sumbawanews